Benarkah Bisa Tingkatkan Peluang Memiliki Keturunan?
27 News, Jakarta – 21.35 WIB, 4 Juni 2026
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat untuk mendukung kesuburan semakin meningkat. Tidak hanya bagi wanita, pria juga memiliki peran penting dalam menjaga kualitas reproduksi melalui asupan nutrisi yang tepat.
Sejumlah ahli gizi dan kesehatan reproduksi menyebut bahwa pola makan seimbang dapat membantu meningkatkan kualitas sel telur pada wanita serta kualitas dan jumlah sperma pada pria. Karena itu, menu harian yang kaya protein, vitamin, mineral, antioksidan, dan lemak sehat menjadi salah satu faktor pendukung program kehamilan.
Dalam panduan pola makan sehat yang banyak dibagikan di media sosial, terdapat beberapa prinsip utama yang dianjurkan, seperti mengonsumsi protein berkualitas, memperbanyak sayur dan buah, menjaga kecukupan air putih, serta membatasi makanan tinggi gula dan lemak trans.
Nutrisi Penting untuk Kesuburan Wanita
Bagi wanita, nutrisi yang cukup dapat membantu menjaga keseimbangan hormon, memperbaiki siklus menstruasi, dan mendukung kualitas sel telur.
Beberapa makanan yang sering direkomendasikan antara lain:
- Telur rebus.
- Oatmeal atau roti gandum.
- Ikan berlemak seperti salmon dan tuna.
- Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli.
- Buah-buahan kaya antioksidan.
- Kacang almond dan biji-bijian.
- Susu rendah lemak.
Selain itu, wanita yang sedang merencanakan kehamilan juga dianjurkan memenuhi kebutuhan asam folat sesuai rekomendasi tenaga kesehatan.
Nutrisi Penting untuk Kesuburan Pria
Sementara itu, pada pria, pola makan sehat berperan dalam meningkatkan kualitas sperma, jumlah sperma, dan motilitas atau kemampuan sperma bergerak.
Nutrisi yang dianggap penting meliputi:
- Protein hewani dan nabati.
- Zinc dan selenium.
- Vitamin C dan E.
- Omega-3 dari ikan.
- Buah dan sayuran kaya antioksidan.
- Kacang-kacangan.
Para ahli juga mengingatkan bahwa proses pembentukan sperma membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga bulan. Karena itu, perubahan pola makan sehat perlu dilakukan secara konsisten untuk mendapatkan hasil optimal.
Kebiasaan yang Perlu Dihindari
Selain memperbaiki pola makan, terdapat sejumlah kebiasaan yang dapat memengaruhi kesuburan, antara lain:
- Merokok.
- Konsumsi alkohol berlebihan.
- Makanan cepat saji secara berlebihan.
- Minuman tinggi gula.
- Kurang tidur.
- Stres berkepanjangan.
Pada pria, paparan panas berlebih di area reproduksi juga disebut dapat memengaruhi kualitas sperma.
Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci
Selain nutrisi, olahraga rutin, menjaga berat badan ideal, tidur cukup 7–9 jam setiap malam, dan mengelola stres menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan reproduksi.
Pakar kesehatan menegaskan bahwa pola makan sehat bukan jaminan seseorang langsung mendapatkan keturunan. Namun, pola hidup sehat dapat meningkatkan peluang keberhasilan program kehamilan dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Bagi pasangan yang mengalami kesulitan mendapatkan keturunan dalam waktu lama, konsultasi dengan dokter spesialis kandungan atau andrologi tetap menjadi langkah yang dianjurkan untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.
Fakta Singkat
✅ Protein berkualitas membantu produksi hormon reproduksi.
✅ Antioksidan melindungi sel telur dan sperma dari kerusakan.
✅ Zinc dan selenium penting untuk kualitas sperma.
✅ Asam folat membantu persiapan kehamilan sehat.
✅ Tidur cukup dan olahraga teratur berpengaruh pada kesuburan.
Sumber:
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
American Society for Reproductive Medicine (ASRM)
Harvard T.H. Chan School of Public Health
Materi edukasi gizi dan kesehatan reproduksi yang beredar di masyarakat
Editor: 27 News Indonesia
